Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengapa Jatuh Cinta di Waktu yang Tak Tepat



Dengan seiringnya waktu, perjalanan hidup akan selalu membawa kita ke hal yang berubah tiap saat. Perihal karir ataupun percintaan selalu saja terkadang naik dan terkadang turun.

Arti itu semua membuat kita selalu berpikir apakah memang sudah seperti perjalanan hidup yang harus kita jalani dan kita lalui. Semua akan baik-baik saja kan?

Ada banyak kisah yang ku temui dalam hidup ini. Salah satunya kisah percintaan. Ya jarang banget saya nulis tentang percintaan, biasanya saya akan menulis tentang motivasi dan tips bagi teman-teman yang sedang bermasalah dengan barang teman teman.

Namun entah mengapa sekarang saya lebih suka meluangkan waktu saya untuk menulis tentang hal yang berbeda buat teman-teman pembaca yang saya cintai.  Berbicara soal cinta dan makna cinta sesungguhnya.

Pernahkah sahabat memiliki perasaan kepada seseorang namun sahabat bingung apakah aku harus menjalani perasaan ini seperti teman-temanku yang lain? Untuk menikah tentu merasa belum waktunya kan?

Pengin pacaran hawatir kejadian yang bikin trauma kembali terulang. Atau memegang teguh dengan takut dosa. Semua akan banyak pertimbangan. Pengin kayak di film film. Yaitu bakal langsung minta seseorang saat siap. Takut ditolak nantinya.

Semua ketakutan itu bakalan muncul saat kita merasa jauh dari Tuhan. Why? Karena kita merasa bukan orang baik sehingga kita takut jodoh bakalan dijauhkan juga. Tapi untuk menjadi orang baik sangatlah sulit. Itu yang biasanya dirasakan oleh seseorang yang dalam kondisi kayak gitu.

Pernah kepikiran takut untuk mencintai? Jika pernah betapa traumanya anda kepada yang namanya pasangan. Padahal setiap orang itu memiliki karakter yang berbeda beda. Tidak usah disama samakan.

Hal yang agak membingungkan adalah disaat kita memiliki perasaan namun menurut kita waktunya tidak tepat. Kenapa tidak tepat? Iya karena kita belum siap untuk menghalalkannya. Ketidaksanggupan karena rezeki? Tentu bukan hanya itu yang menjadi alasan. Banyak hal yang membuat ketidaksanggupan lainnya.


Lantas kita harus apa? Pasrahkah? Saat kita pasrah takutnya diambil orang. Pengin ungkapkan hawatir jatuh ke status pacaran lagi. Banyak hal yang dipikirkan. Solusinya ya memang berat. Sabar dan tetap meminta petunjuk kepada Tuhan. 

Berlangganan via Email