MARI BERINVESTASI

Sahabat pembaca pernah ngalamin yang namanya diselingkuhin saat pacaran? Sakit tidak? Apa hal terbodoh yang sahabat pembaca lakuin saat dalam keadaan terpuruk seperti itu.



Baiklah sahabat. Kali ini kita akan bahas soal begituan. Tahan emosi tahan amarah jika entar bakalan tersinggung dengan apa yang akan saya sampaikan di tulisan ini. Tulisan ini adalah tulisan buat ngebacot. Suka tak suka saya tak masalah. Karena saya suka menulis saja.

Sebelum bahas perselingkuhan kita bahas pacaran dulu bro. Dari awal pacaran itu emangnya diperbolehkan tidak ya? Ya meski saya pernah melakukan tetap saja saya katakan tidak boleh bro. Oke dari situ saja sudah kita bisa temukan jawabannya kan bro.

Jadi saat pasangan Anda selingkuh, Anda juga salah karena hubungan Anda dengan pacar Anda adalah hubungan tidak sehat. Meski di dalamnya terdapat saling mengingatkan buat sholat, ngaji, bangun malam tahajud, puasa dll. Tetap aja salah.

Dan biasanya saat di posisi sakit hati karena diselingkuhin bilangnya. Ingat ya karma itu ada. Hehe, lah ngadunya sama Tuhan. Bukankah dari awal Tuhan sudah melarang hubungan yang seperti itu. Malah saat disakitin ngadunya sama Tuhan. Kan gimana gimana kan.

Enak ya kamu ngomong doang? Hehe, memang gitu adanya bro. Lah dari awal kan kita sudah melanggar apa yang Tuhan tidak sukai. Ketika kita sakit atas pilihan yang kita ambil, baru nemui Tuhan dan meminta karma. Coba berpikir agak jernih. Ya emang susah sih mikir saat di posisi benar-benar sakit hati sih.

Entar kalau udah selesai bersedihnya, kamu bakal merasakan dan menyesali terhadap hal hal bodoh yang kamu lakukan saat patah hati. Ya apalagi kalau kamu sampai melukai diri sendiri. Kan banyak orang yang bahkan bunuh diri gara gara tidak sanggup melewati posisi yang seperti itu.

Apakah yang selingkuh tidak salah? Ya yang namanya selingkuh mah gak bisa juga dibenarkan. Namun hal itu jadi pertanda baik buat yang diselingkuhin karena Tuhan tunjukkan kepadamu sifat dan sikap aslinya. Kan masih untung dia selingkuh pas pacaran kalau selingkuhnya pas udah nikah. Ya bisa jadi stres double kan bro.

Bagaimana cara melewatinya? Hemmm. Kalau nanya pertanyaan seperti ini mah gampang jawabnya susah melakukannya. Kenapa? Karena kuncinya cuma dua kata: sabar dan ikhlas.

Aku punya beberapa kisah dari beberapa temanku bagaimana mereka melewati masalah seperti ini bro. Entar tergantung kamunya, cocoknya sama yang mana.

Pertama, ada yang melewati dengan menangis meratapi diri di kamar sampai capek. Sehingga kalau udah capek dia akan bisa berpikir bahwa dia lebih baik dari orang yang menyelingkuhinya. Sehingga dia akan belajar mencintai dirinya sendiri. Ada yang trauma dengan pacaran sampai memutuskan untuk tidak pacaran dan nunggu seseorang yang berani meminangnya.

Selain yang begitu, ada juga yang sakitnya cuma sebentar. Kemudia dia menemukan orang baru. Sehingga dia pacaran lagi. Ya bisa saja sampai ke pernikahanna dan bisa saja juga jatuh lagi ke patah hati.

Kedua, ada juga yang menjalani dengan lebih menyeringkan diri bersama teman-temannya untuk menghabiskan waktunya. Hal ini emang sih cuma bertahan saat bareng teman temannya. Namun kayaknya mending gini dari pada setres mengurung diri di kamar bahkan sampai ada keinginan bunuh diri.

Sebenarnya sih banyak ya bro solusinya. Cuma belajarlah mencintai diri sendiri, terus memperbaiki diri dan yakinlah kalau suatu saat akan datang seseorang yang benar-benar mencintai dirimu seutuhnya. 

Buatlah keputusan dari awal apakah jika pasangan anda yang selingkuh kembali, bakal anda terima atau anda tolak. Buatlah komitmen dari awal, sebagai bukti kalau kamu juga mencintai dirimu juga. 

Jangan sakiti dirimu karena orang lain. Karena dirimu berhak bahagia. Kamu adalah ratu di lelaki yang tepat begitu juga bagi cowok, kamu adalah raja di wanita yang tepat. 


Lebih baru Lebih lama