BACA SEMUA ATAU TIDAK ?

BACA SEMUA ATAU TIDAK ? 



Awalnya saya tidak percaya ketika salah seorang mentor mengatakan bahwa setiap membaca buku BERPIKIR DAN BERJIWA BESAR, selalu ada kalimat atau kata yg seperti baru dibaca. Ternyata beliau benar sekali, setelah hampir 2 tahun dan membacanya sdh lebih dari 10x, hampir semua akhirnya saya beri stabillo boss. Hal hal penting muncul satu demi satu. Itulah buku pertama sy yg sekarang entah ada dimana. 


Pikiran kita memiliki filter. Hal hal yg berlawanan dengan isi pikiran bawah sadar, biasanya dibaca tetapi terlewatkan. Baru ketika baca yg ke dua, ketiga, ke sepuluh, ke dua puluh, kita baru mengerti hal itu. Krn sebelumnya sdh ada pengertian pengertian baru sehingga informasi itu baru nyantol. Kita seolah olah baru sadar ada hal penting. 


Ini juga berlaku di materi materi yg ada di grup BSD maupun grup FCA/CAA. Sebenarnya masing masing materi itu perlu dibaca minimal 10x. Bukan langsung 10x, tetapi setelah seminggu atau dua minggu dibaca lagi. Pasti ada hal baru yg seolah olah baru baca hari itu. Banyak orang gagal karena tidak membaca secara lengkap. Begitu baca alinea pertama sudah merasa mengerti (penyakit para millenial). Baca ke dua kali dan seterusnya sdh enggan, merasa sudah mengerti. Padahal sebenarnya banyak yg terlewatkan krn di filter.  Itu sebabnya kaum millenial sulit untuk bisa berubah. Mereka umumnya tidak mau baca lengkap, sehingga proses pengenceran tidak terjadi dan kita tetap menggunakan program lama. Program bekerja untuk hidup dan hidup untuk bekerja. 


Di grup MSO ini kebanyakan yg berhasil usia 40 keatas. 


Ayoo para millenial, lawan keengganan Anda membaca banyak. Jika Anda memang mau berubah menjadi jauh lebih baik.

Berlangganan via Email